Berita

Bendera PDIP/Net

Politik

Desak Polisi Usut Pembakar Bendera, Kader PDIP Akan Gelar Aksi Di Mapolres Jaktim

KAMIS, 25 JUNI 2020 | 11:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kader dan massa DPC PDIP Jakarta Timur berencana melakukan aksi di depan Polres Jakarta Timur untuk mendesak kepolisian mengusut tuntas aksi pembakaran bendera PDIP saat ANAK NKRI demo menolak RUU HIP di depan gedung DPR, Rabu kemarin (24/4).

Koordinator aksi Pilliang mendesak agar pelaku pembakaran bendera PDIP ditangkap. Pembakaran, menurutnya merupakan penghinaan pada demokrasi dan partai.

“Kami akan datang ke Polres Jaktim untuk meminta agar segera menangkap pelaku dan antek-anteknya yang pembakaran bendera PDI Perjuangan,” katanya kepada wartawan, Kamis (25/6).


Pilliang mengatakan selain aksi, pihaknya juga berencana untuk membuat laporan polisi. Namun demikian, dia tidak secara gamblang menyebut siapa pihak yang bakal dilaporkan. Dia hanya mengatakan bahwa aksi dan pelaporan ini dilakukan ke Polres Jaktim karena ruang lingkup pengurus berada di Jakarta Timur.

“Karena kami ini atas nama DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur. Maka ruang lingkup kami hanya Jakarta Timur,” ujar Pilliang.

Wakapolres Jakarta Timur Stefanus Michael Tamuntuan, membenarkan adanya rencana aksi dari massa PDIP di Polres Jakarta Timur.

"Sudah ada informasi dan kita monitor rencana kegiatannya," kata Stefanus kepada wartawan.

Insiden pembakaran ini terjadi saat demo PA 212 di depan DPR, Rabu (24/6). Saat itu, PA 212 demo menuntut DPR membatalkan pembahasan RUU HIP.

Di tengah aksi, massa terekam membakar bendera bergambar palu arit yang identik dengan PKI, serta bendera PDIP. Video pembakaran itu banyak tersebar di WA Group dan media sosial.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya