Berita

Rekonstruksi penyerangan kelompok John Kei terhadap Nus Kei/Net

Presisi

Polda Metro Temukan Senpi Yang Dibawa Kelompok John Kei Saat Serang Nus Kei

RABU, 24 JUNI 2020 | 20:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya akhirnya menemukan senjata api (senpi) yang dibawa oleh anak buah John Kei saat menyerang kediaman Nus Kei pada Minggu (21/6).

"Ada barbuk kemarin ditemukan senjata api, tapi dalam kondisi berkarat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/6).

Senpi tersebut ditemukan di wilayah Tangerang. Senpi itu sendiri disebut Yusri diduga tidak digunakan kelompok John Kei saat melakukan penyerangan.
"Keterangan saksi memang bukan senpi itu yang digunakan saat di Green Lake tapi ada senjata api lain," ungkap Yusri.

"Keterangan saksi memang bukan senpi itu yang digunakan saat di Green Lake tapi ada senjata api lain," ungkap Yusri.

Lebih jauh, Yusri mengatakan, pihaknya masih mengecek prihal senjata api berkarat itu.

Senpi tersebut masih berada di laboratorium forensik untuk dilakukan pengecekan lebih jauh dari mana asal muasal senjata sehingga bisa dikuasai oleh sipil.

"Ini masih kita cek apa itu rakitan atau bukan, masih kita cek di labfor," ujarnya.

Selain itu, mengenai senpi yang digunakan oleh kelompok John Kei, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang memegang senpi tersebut. Senpi yang digunakan kelompok John Kei saat beraksi diduga hanya berjumlah satu pucuk.

Sebelumnya diberitakan, penyerangan dilakukan anak buah John Kei di dua lokasi berbeda yakni kawasan Green Lake City di Cipondoh, Kota Tangerang; dan daerah Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu siang (21/6).

Penyerangan dilakukan karena kekecewaan John Kei terhadap Nus Kei atas persoalan pembagian uang hasil penjualan tanah.

Saat menyerang kawasan Green Lake City, anak buah John Kei tak segan melepaskan tujuh kali tembakan, merusak gerbang perumahan, dan mengacak-acak rumah Nus Kei.

Akibatnya, satu orang sekuriti perumahan mengalami luka karena ditabrak anak buah John Kei dan satu pengendara ojek online tertembak di bagian kaki.

Sementara itu, penyerangan di Cengkareng menyebabkan satu anak buah Nus Kei berinisial ER tewas dan satu orang lainnya terluka.

Polisi kemudian menangkap John Kei dan 29 anak buahnya di markas mereka di Jalan Tytyan Indah Utama X, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu sekitar pukul 20.15 WIB.

Polisi menyita sejumlah barang bukti di markas kelompok John Kei di antaranya 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik bisbol, dan 17 buah ponsel.

Mereka dijerat UU 12/1951 Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya