Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono/RMOL

Presisi

Cegah Karhutla Di Musim Kemarau, Polri Tak Segan Tindak Tegas Pelaku Pembakar Hutan

RABU, 24 JUNI 2020 | 16:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebagaimana prediksi dari BMKG pada bulan April Indonesia memasuki musim kemarau. Untuk itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengingatkan agar masyarakat perduli dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menyampaikan, Polri tidak segan untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pembakaran.

“Apabila ditemukan pembakaran hutan dan lahan Polri tidak segan-segan menindak tegas,” kata Awi dalam konferensi pers virtual dari Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/6).


Selama ini, Awi menambahkan, TNI-Polri berperan aktif dalam penanggulangan Karhutla bersama stake holder terkait yakni BNPB dan Pemda setempat.

Di samping itu, kata Awi, Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Idham Aziz sejak awal 2020 juga telah memperingatkan seluruh Kasatwil yang daerahnya rawan bencana untuk melaksanakan deteksi dini dalam upaya mencegah Karhutla.

Penegakan hukum yang dilakukan Polri terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sepanjang Januari hingga Juni 2020 telah menetapkan 69 orang tersangka dengan 64 kasus yang telah masuk menjadi laporan polisi, di mana salah satunya merupakan laporan polisi terhadap korporasi.

“Luas area yang terbakar 261,4875 hektar. Adapun tersangka sebanyak 69 orang perorangan, korporasi belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” pungkas Awi.

Para tersangka telah dijerat pasal berlapis antara lain 185 dan 188 KUHP. Pasal 98, 99, 108 UU 32/2009 tentang lingkugan hidup dan pasal 108 UU 39/2014 tentang perkebunan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya