Berita

Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, Yandri Susanto saat membaca kesimpulan rapat kerja dengan Menteri Sosial, Juliari P Batubara/RMOL

Politik

Tambahan Anggaran Rp 4,078 Triliun Kemensos Untuk Corona Disetujui DPR

RABU, 24 JUNI 2020 | 16:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penambahan anggaran Kementerian Sosial RI Tahun 2021 sebesar Rp 4,078 triliun untuk sejumlah program penanganan Covid-19 disetujui Komisi VIII DPR RI.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, Yandri Susanto saat membaca kesimpulan rapat kerja dengan Menteri Sosial, Juliari P Batubara dalam pembahasan 'Pendahuluan RAPBN TA 2021 dan RKP Tahun 2021 (RKA KL DAN RKP KIL 2021), Evaluasi Pelaksanaan Anggaran TA 2019, dan Evaluasi Kinerja dan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020', Rabu (24/6).

"Komisi VIII DPR RI mendukung usulan penambahan anggaran Kementerian Sosial RI 2021 sebesar Rp 4.078.801.260.000 yang ditujukan untuk program dukungan manajemen sebesar Rp 718.751.260.000, perlindungan sosial sebesar Rp 3.360.050.000.000," ujar Yandri Susanto di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.


Selanjutnya, Komisi VIII DPR RI juga memahami rencana penambahan target untuk Program Keluarga Harapan yang tadinya 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 15 juta KPM dengan kebutuhan anggaran tambahan Rp 17.858.639.704.000.

Kemudian, penambahan target bantuan sosial sembako dari 15,6 juta KPM menjadi 20 juta KPM dengan kebutuhan anggaran tambahan Rp 7.950.085.020.000.

Dengan demikian, kebutuhan tambahan anggaran Kemensos 2021 berdasarkan pagu indikatif 2021, usulan tambahan anggaran 2021 dan rencana penambahan target PKH dan bantuan sosial sembako total sebesar
Rp 91.911.795.562.000.

"Terkait dengan rencana penambahan anggaran 2021 ini, Komisi VIII DPR RI meminta agar segera disampaikan rincian anggaran dan program serta memastikan data KPM yang akurat dan tepat sasaran," demikian Yandri Susanto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya