Berita

Aksi demo sejumlah ormas Islam di depan Gedung Sate Bandung/Istimewa

Politik

Di Depan Gedung Sate, Sejumlah Ormas Islam Gelar Demo Tolak RUU HIP

RABU, 24 JUNI 2020 | 15:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

. Forum Umat Islam (Formasi) dan sejumlah ormas Islam menggelar aksi menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (24/6).

Dalam pantauan Kantor Berita RMOLJabar, ratusan peserta aksi membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan penolakan terhadap RUU HIP. Antara lain bertuliskan ‘Tolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila’ dan ‘PKI itu pengkhianat’.

Selain itu, massa aksi juga terdengar melantunkan sholawat dan takbir serta dzikir. Juga menyanyikan lagu ‘Ibu Pertiwi’. Tak hanya itu, massa aksi juga memberikan masker kepada para pedagang dan pejalan kaki.


Mereka juga meminta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk memfasilitasi aspirasi massa aksi. Mengingat, Ridwan Kamil terpilih sebagai pemimpin karena masyarakat Jawa Barat.

“Kami memohon (Gubernur) untuk menemui kami. Tolong bapak RK keluar dan temui kami,” kata salah satu orator dalam aksinya.

Salah satu massa aksi dari Pemuda Hijrah, Obay mengatakan, pihaknya merasa khawatir karena menurutnya RUU HIP adalah cikal bakal munculnya paham komunis.

“Kami takut RUU HIP melahirkan kembali partai komunis,” katanya.

Untuk diketahui, penolakan dilakukan sejalan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengritik RUU HIP. Salah satu alasannya adalah kekhawatiran munculnya kembali komunisme di Indonesia.

Selain itu, dalam sebuah poster digital, aksi digelar dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah potensi penyebaran Covid-19, seperti dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya