Berita

PT Asuransi Jiwasraya/Net

Politik

Salamuddin Daeng: Kejaksaan Agung Harus Selidiki Bancakan Megaskandal Jiwasraya

RABU, 24 JUNI 2020 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejaksaan Agung harus Selidiki dugaan jual beli saham terkait kasus megaskandal korupsi PT Asuransi Jiwasraya, termasuk dugaan keterlibatan Group Bakrie.

Ekonom Salamuddin Daeng menilai, hal tersebut menjadi penting guna menghindari tudingan adanya barter politik dalam kasus asuransi pelat merah ini.

“Saya kira, Jaksa Agung jangan ragu menangani kasus ini. Mau Bakrie Grup kek, mau Bank BUMN kek, siapapun  harus diperiksa,” ujar Salamuddin Daeng di Jakarta, Rabu (24/6).


Dugaan kaitan Jiwasraya dalam saham-saham yang terafiliasi dengan Group Bakrie pernah ramai diberitakan pada Maret lalu. Setidaknya, Jiwasraya berinvestasi di 10 perusahaan yang terafiliasi dengan Group Bakrie.

Namun, Kejaksaan Agung menyatakan belum ada perusahaan yang tergabung dalam kelompok usaha Bakrie atau Bakrie Group dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya.

Dikatakan Salamuddin Daeng, upaya membongkar kasus Jiwasraya ini menjadi taruhan kredibilitas Presiden Joko Widodo. Jika penanganannya kurang optimal, maka tuduhan publik bisa saja mengarah ke kepala negara.

“Apalagi, publik juga sudah mencium gelagat bahwa kasus Jiwasraya ini bagian dari oligarki kekuasaan,” katanya.

Karena itu, kata dia, Presiden Jokowi perlu menginstruksikan kepada aparat penegak hukum agar membongkar kasus ini secara terang benderang.

“Jaksa Agung kan dibawah presiden. Mestinya, beri komando ke Jaksa Agung agar jangan main-main dengan kasus ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Hal ini penting agar masalah ini tidak digeser-geser ke politik dan dikait-kaitkan pemilu presiden 2019.

Menurutnya, indikasi keterkaitan dengan pemilu 2019 sangat kuat. Apalagi, kasus ini terjadi menjelang pemilu dan diduga kuat ada kaitannya dengan bancaakan oligarki.

“Jadi, siapa saja yang patut diduga terlibat dalam kongkalikong kasus Jiwasraya, mulai siapa yang memanfaatkan, penempatan dananya, model investasinya ini harus diusut tuntas dan semua harus dibuka dan harus dipanggil,” jelasnya.

Dia menegaskan, penegakan hukum kasus Jiwasraya ini sangat penting guna memberi pesan kepada investor bahwa iklim investasi di Indonesia kondusif.

“Kalau benar serius, maka kerugiaan Jiwasraya harus diusut. Dan akan membuka secara terang benderang, siapa saja yang terlibat,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya