Berita

Flyer Aksi ANAK NKRI/Net

Politik

Jelang Aksi ANAK NKRI Di Gedung DPR, Peserta Diimbau Bawa Perlengkapan Ini

RABU, 24 JUNI 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ribuan massa yang tergabung dari Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI akan menggeruduk Gedung DPR RI, Jakarta pada Rabu (24/6) siang nanti.

Koordinator Lapangan Aksi ANAK NKRI, Ustaz Edy Mulyadi mengatakan, aksi dengan tema “Aksi Selamatkan NKRI dan Pancasila dari Komunisme” akan digelar pada pukul 13.00 nanti.

Seiring dengan akan digelarnya aksi tersebut, Edy Mulyadi memberi sejumlah imbauan kepada para peserta aksi yang akan datang. Imbauan tersebut berupa perlengkapan personal peserta dan protap saat aksi.


"Perlengkapan personal peserta aksi yang wajib dibawa yaitu masker, sarung tangan, face shield bila ada, sajadah, minum vitamin C dan atau E dari rumah, air minum dan minyak angin atau obat-obatan pribadi seperti obat magh," ucap Ustaz Edy Mulyadi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/6).

Selain itu, Ustaz Edy pun juga memberikan imbauan bagian peserta selama aksi nantinya. Peserta aksi yang sudah tiba di depan Gedung DPR RI dilarang untuk bergerombol.

"Jangan bergerombol, tapi langsung membuat barisan sebagaimana shaf shalat dengan jarak 1 meter. Lakukan protokol jaga jarak untuk menghindari fitnah media komunis," tegasnya.

ANAK NKRI sendiri terbentuk dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam, seperti Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama), Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA212) dan Ormas Islam lainnya.

Mereka menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang sempat dibahas di DPR RI. Namun pembahasan RUU HIP tersebut ditunda setelah Presiden Joko Widodo menolak RUU HIP.

ANAK NKRI pun mendesak agar DPR RI membatalkan RUU HIP dan mencabut dari prolegnas agar tidak kembali membahas RUU HIP tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya