Berita

Gedung Bawaslu/Net

Politik

Indeks Kerawanan Pilkada Meningkat Akibat Corona, Bawaslu Berpantun

RABU, 24 JUNI 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang dikeluarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengindikasikan tingkat kerawanan yang meningkat di sejumlah daerah.

Dalam akun Twitter @bawaslu_RI, Bawaslu menyatakan bahwa IKP yang diluncurkan pada Selasa (23/6) kemarin merupakan pembaharuan dari IKP yang telah diluncurkan pada Februari silam, alias sebelum pandemik virus corona baru (Covid-19) masuk ke Indonesia.

"Bawaslu telah merilis IKP Pilkada 2020 termutakhir, salah satunya dengan memasukkan konteks pandemik Covid-19," ujar Bawaslu dalam akun tersebut.


Kerawanan pilkada terkait Covid-19 ini terdiri dari beberapa aspek. Yaitu, aspek anggaran pilkada, data, dukungan pemerintah daerah, resistensi masyarakat terhadap penyelenggaraan pilkada, dan hambatan pengawasan pemilu akibat wabah Covid-19.

"Dari 261 kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada, 27 kabupaten/kota memiliki kerawanan tinggi. Sedangkan di tingkat provinsi, tiga dari sembilan provinsi termasuk kerawanan tinggi. Secara umum kerawanan pilkada meningkat akibat Covid-19," tulis Bawaslu dalam cuitan yang sama.

Kendati begitu, Bawaslu mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi jalannya seluruh proses tahapan Pilkada Serentak di 270 daerah tersebut. Ajakan ini disampaikan lewat sebuah pantun.

"Awasmin mau kasih pantun nih, biar upaya pencegahan bersama dan semangat kita nggak kendor," tulis Bawaslu.

"Bu Yayuk nyambel terasi, bawang putih jangan lupa diiris tipis. Sahabat Bawaslu yuk kita ikut awasi, biar pilkada makin demokratis," demikian Bawaslu berpantun.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya