Berita

Bawaslu melaunching indeks kerawanan pemilu (IKP) Pilkada 2020/RMOL

Politik

Launching IKP Pilkada, Bawaslu Tekankan Persoalan Pandemik Covid-19 Di Ratusan Daerah

SELASA, 23 JUNI 2020 | 22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 yang akan berlangsung di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) akan diawasi secara serius oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Seiring dengan itu, Bawaslu melaunching indeks kerawanan pemilu (IKP) pilkada, yang menggambarkan peningkatan tingkat kerawanan pilkada 2020 disebabkan mewabahnya virus asal Wuhan, China itu.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menerangkan, IKP yang diterbitkan pihaknya tersebut merupakan pembaharuan dari IKP yang telah disusun dan dilaunching pada bukan Februari, alias sebelum pandemik Covid-19 masuk ke Indonesia.


Sehingga, di dalam IKP Pilkada terbaru ini, Bawaslu menekankan peta kerawanan pemilu yang terkait dengan Covid-19. Di mana, tercatat ratusan daerah pemilihan yang memiliki potensi tingkat kerawanan cukup tinggi.

"Konteks pandemi ini yang paling khas dari update indeks kerawanan ini," ujar Afifuddin dalam acara launching IKP Pilkada di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (23/6).

Beberapa poin kerawanan yang terkait Pilkada ini disebutkan Afifuddin. Pertama terkait anggaran pilkada terkait pengadaan alat dan penanganan Covid-19 yang ada di daerah-daerah.

Kedua, data orang-orang yang positif. Ketiga, dukungan pemerintah daerah untuk penangan Covid-19. Keempat, resisitensi masyarakat atas pelaksnaaan Pilkada di tengah potensi penularan. Kelima, hambatan pengawasan.

"Peta ini sangat berkontribusi untuk kita sampaikan sebagai update," tegasnya.

Kemudian, Afifuddin menyebutkan 13 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dikategori ini. Diantaranya Manokwari Selatan, Supiori, Solok, Sijunjung, Kepulauan Meranti, Malinau, Morowali Utara, Mamberano Raya, Agam, Silak, Kotabaru, Bone Bokango, KepuluanAru, dan Kaimana.

Selain itu, ada 20 daerah dengan kerawanan tertinggi dalam konteks pandemik, yaitu Makassar, Bone Bolango, Bulungan, Karawang, Manado, Minahasa Utara, Tomohon, Gowa, Sijunjung, Sungai Penuh, Tasikmalaya, Lamongan, Kotawaringin Timur, Banjarbaru, Ternate, Depok, dan Tangerang Selatan, Semarang, Bantul, dan Melawi.

Sementara, 146 kabupaten/kota terindikasi rawan sedang dalam konteks pandemik dan 88 kabupaten kota ada dalam titik rawan rendah.

"Ini beberapa daerah yang kami petakan punya dimensi kerawanan tambahan karena adanya Covid-19 yang mewabah di negara kita. Tapi konteksnya untuk kita antisipasi agar kerawanan ini tidak terjadi," demikian Afifuddin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya