Berita

John Kei/Net

Presisi

Nus Kei Sempat Kirim Pesan Minta Ketemu John Kei, Tapi Tak Ditanggapi

SELASA, 23 JUNI 2020 | 20:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa Nus Kei sempat memberikan pesan melalui Whatsapp kepada John Kei untuk mengajak bertemu membahas persoalan tanah yang akhirnya berujung kekerasan dan satu orang meninggal dunia.

“Kita dapat dari barang bukti yang ada di WA, sempat Nus Kei sampaikan di situ 'tolong John kita ketemu aja berdua jangan membawa kita punya anggota, ini urusan pribadi kita berdua', tetapi tak ditanggapi John Kei,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/6).

Setelah tak menanggapi pesan Nus Kei, John Kei kemudian mengumpulkan anak buahnya untuk mengatur strategi penyerangan. John membagi pasukanya beberapa regu untuk menyerang tempat-tempat Nus Kei dan anak buahnya.


“(John Kei) membagi beberapa klaster-klaster yang ada, klaster pertama daerah Kosambi, kemudian klaster kedua daerah Green Lake, kemudian klaster ketiga di Jalan Titian Utama 10 mereka standby dan yang keempat ada klaster mandiri,” urai Yusri.

Tujuanya, kata Yusri, untuk mencari sasaran yang telah ditentukan oleh John Kei termasuk di dalamnya Nus Kei.

Yusri juga menyampaikan, bahwa sebenarnya aksi kekerasan yang terjadi dipicu masalah pribadi keduanya. Pasalnya, John Kei saat diperiksa selalu mengatakan bahwa dirinya telah dikhianati oleh Nus Kei

“Sebenarnya ini masalah pribadi yang hasil pemeriksaan John Kei dia akui merasa dikhianati oleh Nus Kei salah satunya masalah uang atau tanah ini,” demikian Yusri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya