Berita

Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko/Net

Politik

Ide Budiman Sudjatmiko Menggaji Rakyat Untuk Keluar Dari Krisis Dirasa Muskil

SELASA, 23 JUNI 2020 | 12:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Salah satu cara agar negara Indonesia untuk keluar dari krisis adalah dengan menggaji rakyatnya.

Demikian yang disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio saat menirukan ide yang disampaikan mantan aktivis Budiman Sudjatmiko melalui video yang diunggahnya melalui akun twitter miliknya.

"Salah satu cara bila negara ini mau keluar dari krisis adalah negara harus menggaji rakyat, speechless?” tuturnya yang masih bertanya-tanya tentang ide politisi PDIP itu di akun Twitter pribadinya, Selasa (23/6).


Hanya saja, sambung Hendri Satrio, saat dirinya hendak meminta penjelasan lebih lanjut mengenai ide tersebut, Budiman Sudjatmiko berpaling.

Kini dia mengajak Budiman Sudjatmiko untuk bisa menjelaskan ide brilian tersebut ke rakyat secara lebih luas.

“Saya tantang mas Budiman menjelaskan idenya dengan lebih bertanggung jawab!" sambung pria yang karib disapa Hensat itu.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Hensat mengatakan sudah bersepakat untuk membahas hal ini lebih lanjut dengan Budiman pada forum diskusi.

Kendati demikian, menurut Hensat untuk merealisasikan ide Budiman tersebut cukup muskil lantaran saat ini negara juga sedang kesusahan.

"Negara lagi susah, gimana caranya bisa ngegaji rakyat, uang dari mana? Saya ngerti sih, mas Budiman mau mengadopsi cara Universal Basic Income di Indonesia, tapi menurut saya sulit," tandas Founder Lembaga Survei kedai kopi itu. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya