Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Akhirnya Provokasi Pada Umat Islam Memicu Arus Bah Balik

SELASA, 23 JUNI 2020 | 12:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beragam aksi memojokan umat Islam di tanah air kerap terjadi sejak Pilkada DKI 2017. Namun kini pihak-pihak yang menyudutkan Islam tersebut justru mengalami arus bah balik.

Begitu simpulan tokoh nasional DR. Rizal Ramli melihat fenomena yang tengah terjadi di negeri ini. Di mana mayoritas umat Islam dengan lantang menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila, yang disebut akan mengubah ideologi negara tersebut.

Teranyar, Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yang merupakan gabungan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam menyampaikan sikap penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).


Kelompok yang kerap disudutkan sebagai anti Pancasila itu tegas menolak Pancasila diubah. Bahkan mereka mendesak MPR untuk menggelar sidang istimewa memakzulkan Presiden Joko Widodo jika mantan walikota Solo itu membuka peluang Pancasila diganti.

Baca: ANAK NKRI Desak MPR Berhentikan Jokowi Jika Beri Peluang Ubah Pancasila

“Akhirnya provokasi-provokasi infantile disorders, pojokin Islam terus menerus, penggunaan istilah Aidit “kadrun” (kadal gurun), penggunaan BuzzerRp dan influenser-influenser norak, akhirnya memicu arus bah balik,” ujar Rizal Ramli dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (23/6).

Sejak awal, Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu sudah memprediksi bahwa kultus sekelompok orang pada Joko Widodo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mendapat pembalasan.

Terlebih kelompok ini kerap menyudutkan tokoh-tokoh yang kritis dengan serangan personal yang tidak substantif.

“Memuja Ahok dan Jokowi bagaikan nabi, dan hancurkan tokoh-tokoh kritis akan berujung tragis,” tegasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya