Berita

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono/Net

Presisi

Penyerang Wakapolres Karanganyar Terungkap, Warga Madiun Jawa Timur

SELASA, 23 JUNI 2020 | 01:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pelaku penyerangan terhadapa Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni di lereng Gunung Lawu merupakan warga Madiun, Jawa Timur bernama Karyono Widodo.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, identitas pelaku penyerangan diketahui dari hasil tes DNA dan keterangan dari pihak keluarga.

“Dari DVI (Disaster Victim Identification) dan mengatakan yang bersangkutan bernama Karyono sesuai dengan DNA dan dikuatkan keterangan pihak keluarga," kata Argo, Senin (22/6).


Keluarga pelaku yakni adik kandungnya bernama Rohman Budi Santoso menyampaikan, DNA Karyono identik dengan DNA sang ibu.

Argo mengatakan, bahwa pihak keluarga telah menyerahkan proses pemakaman terhadap pihak Kepolisian.

Di sisi lain, Argo mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang juga turut membantu sehingga akhirnya pelaku penyerangan Wakapolres Karanganyar bisa terungkap identitasnya.

“Juga mengimbau masyarakat tetap waspada setiap gerakan muncurigakan di lingkungannya segera melapor ke Kepolisian,” pungkas Argo.

Adik kandung pelaku Rohman Budi Santoso mengakui bahwa kakaknya pernah mendekam di sel Mako Brimob dan keluar dari penjara tahun 2019. Rohman menegaskan kakaknya memang tertutup dan ia juga tidak mengetahui apakah kasus sebelumnya terkait dengan peristiwa Thamrin.

Sebelumnya, orang tak dikenal menyerang Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni saat kegiatan susur Gunung Lawu dalam rangkaian HUT Bhayangkara, Minggu (21/6).

Pelaku tewas setelah petugas menembak kaki pelaku sebanyak tiga kali. Pelaku diduga kehabisan darah saat mendapat perawatan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya