Berita

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Pilkada Di Sumatera, Golkar Pasang Target 60 Persen Kemenangan

SENIN, 22 JUNI 2020 | 23:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menargetkan dapat meraih kemenangan minimal 60 persen pemilihan kepala daerah (Pilkada ) di wilayah Sumatera.

Untuk meraih target itu, Airlangga meminta semua pihak bekerja keras dalam perhelatan Pilkada kali ini.

“Ini semua diperlukan agar target 60 persen yang kita canangkan tercapai,” ujar Airlangga lewat keterangan tertulisnya, Senin (22/6).


Target Airlangga itu diterapkan oleh beberapa DPD I. Salah satunya Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung, Arinal Djunaedi. Ia mmenargetkan dari delapan Pilkada di Provinsi Lampung, Golkar bisa memenangi enam daerah atau lebih dari 60 persen.

“Bagi kami menang di delapan daerah itu sunnah, tapi kalau menang di enam daerah itu wajib,” kata Arinal.

Sementara dari Sumatera Selatan (Sumsel), Ketua DPD Golkar Provinsi Sumsel Dody Reza Alex Noerdin menargetan memenangkan empat dari tujuh daerah yang melaksanakan Pilkada pada 9 Desember 2020.

Empat daerah tersebut adalah OKU Selatan, OKU, Pali dan Muratara.

“Ada empat kabupaten dari 7 wilayah yang mengikuti Pilkada daerah dimana Golkar yakin bisa menang. Bahkan di Pali ini calon petahana yang seng ada lawan. Mereka semuanya pada 2015 diusung Partai Golkar, maka untuk empat daerah ini kita tinggal menunggu penetapan sementara dari DPP,” kata Dody Reza.

Sedangkan dari Sumatera Utara (Sumut), Plt. Ketua Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia menyatakan, sudah ada 13 kabupaten/kota yang sudah dikeluarkan surat rekomendasi pencalonan dari Partai Golkar.

“Dari 23 kabupaten kota yang akan menggelar Pilkada nanti, Insya Allah kami mentargetkan untuk menang di 17 kabupaten-kota yang berarti equivalent dengan 73,9 persen. Semoga Sumatera Utara bisa mensubsidi daerah lain yang tidak sampai 60 persen,” tutup Doli.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya