Berita

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Luhut Pandjaitan: China Boleh Investasi, Tapi Jangan Sampai Usik Teritori Indonesia!

SENIN, 22 JUNI 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sengketa di Laut Natuna Utara masih belum terselesaikan, di mana kapal-kapal China kerap masuk ke wilayah yang menjadi hak berdaulat Indonesia itu.
 
China mengklaim penduduknya boleh mengais ikan di sana lantaran dianggap sebagai zona laut tradisional dan sesuai nine dashed-lines mereka. Namun merujuk pada UNCLOS menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan milik Indonesia dan sah di mata hukum internasional.

Menyikapi hal tersebut, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memastikan bahwa pemerintah tidak akan pernah berkompromi dengan negara manapun bila bersinggungan dengan wilayah NKRI.


“Kemudian mengenai kedaulatan maritim, kita tidak pernah kompromi dengan siapapun. Di Natuna saya memberikan message yang loud and clear kepada tetangga kita,” kata Menko Luhut di Badan Anggaran DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (22/6).

Menko dua periode ini mengatakan tidak akan pernah berkompromi dengan negara manapun jika telah mengusik integritas NKRI.

“Kita tidak akan pernah kompromi terhadap teritory integrity daripada Indonesia. Itu jelas. Jadi berteman boleh, tapi jangan sampai mengusik kita,” tegasnya.

Dia mengingatkan China agar tetap mematuhi aturan negara, meski menjadi satu-satunya investor terbesar untuk Indonesia.

“Kau boleh investasi di negeriku, tapi kalau soal teritori integritas, kita tidak akan pernah diskusi mengenai itu,” tandasnya menegaskan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya