Berita

Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi DKI Jakarta, Dedi Supriadi/RMOL

Politik

Jakarta Hattrick WTP, PKS: Prestasi Membanggakan

SENIN, 22 JUNI 2020 | 14:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Untuk kali ketiga secara beruntun, Provinsi DKI Jakarta meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Terkait prestasi ini, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Provinsi DKI Jakarta, Dedi Supriadi mengatakan, hal ini merupakan prestasi yang membanggakan dan patut disyukuri.

"Pemprov bisa dikatakan sukses mengelola APBD secara bertanggungjawab, sementara DPRD juga mampu membahas APBD dan melakukan fungsi pengawasan secara baik," ujarnya usai Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK RI terhadap APBD tahun 2019, di Kebon Sirih, Jakarta, Senin (22/6).


Menurut Dedi, penilaian WTP dari BPK ini menunjukkan pengelolaan APBD DKI akuntabel dan transparan.

Meski begitu, dirinya meminta Pemprov untuk memerhatikan catatan-catatan yang diberikan oleh BPK RI dalam laporannya.

"Salah satunya upaya konversi penggunaan energi terbarukan untuk kendaraan umum dan pribadi untuk mengurangi pencemaran udara, mesti ditindaklanjuti secara serius," tutur Dedi.

Selain itu, Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI ini menyatakan, prestasi WTP juga menunjukkan kepemimpinan di DKI Jakarta mampu menghadirkan pemerintahan dan aparatur yang bersih dan akuntabel.

Pada 2020, Dedi menambahkan, tantangan Pemprov DKI untuk menjalankan APBD lebih berat karena terkoreksi secara signifikan.

"Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan Jakarta mesti berkolaborasi dalam skala besar untuk mewujudkan visi Jakarta sebagai kota yang maju dan bahagia warganya," pungkas Dedi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya