Berita

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Dedi Prasetyo/Istimewa

Presisi

Hindari Kerumunan Di Bundaran Besar, Polda Kalteng Gelar Rapid Test Massal Sistem Drive Thru

SENIN, 22 JUNI 2020 | 12:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 sekaligus upaya memutus mata rantai penularan virus corona baru atau Covid-19, Polda Kalimantan Tengah melakukan rapid test dengan sistem drive thru.

"Rapid test kali ini, saya gunakan sistem drive thru guna menghindari kerumunan masyarakat yang akan mengikuti rapid test," kata Kapolda Kalteng Irjen, Dedi Prasetyo, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/6).

Dedi menyampaikan, rapid test yang digelar di Bundaran Besar Kota Palangka Raya ini menargetkan 300 orang perserta.


"Dipilihnya Bundaran Besar menjadi tempat rapid test massal ini karena Bundaran Besar adalah jantung Kota Palangka Raya dan banyak pengguna jalan yang melaluinya," jelas Dedi.

Setiap pengguna jalan, baik yang menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat yang melewati Bundaran Besar, langsung di-rapid test tanpa harus turun dari kendaraan.

Kapolda pun berharap, banyak masyarakat yang mengikuti rapid test hari ini. Sehingga penyebaran virus corona baru atau Covid-19 ini dapat dicegah dan diminimalisir.

"Dalam pelaksanaannya, Biddokkes Polda Kalteng dibantu tenaga kesehatan dari Dinkes Pemprov Kalteng, Dinkes Kota Palangka Raya, dan RS TNI AD," tutur mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri ini.

Sementara itu, Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, yang juga hadir di lokasi memberikan apresiasi atas terselenggaranya rapid test drive thru yang diinisiasi oleh Polda Kalteng tersebut.

"Saya selaku gubernur sangat bangga dengan Polda Kalteng dan mengapresisasi pelaksanaan rapid test yang digelar ini. Polda Kalteng sangat aktif membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19," tegas Sugianto.

Gubernur juga mengimbau kepada pimpinan daerah di kabupaten agar melakukan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya