Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Iwan Sumule: Wajar Sri Mulyani Dipuji Bank Dunia, Kan Rajin Utang

SENIN, 22 JUNI 2020 | 07:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebanggaan pemerintah atas pujian dari Bank Dunia dirasa aneh oleh sejumlah aktvis. Pasalnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang terombang-ambing tak menentu.

Kebanggaan ini sempat diutarakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Katanya, Bank Dunia menyebut perhitungan utang Menteri Keuangan Sri Mulyani sangat cermat.

Luhut berujar, pernyataan Bank Dunia itu bertolak belakang dengan kelompok aktivis yang selama ini mengkritik kebijakan utang. Sebab, Bank Dunia telah mengapresiasi bahwa utang Indonesia masih sangat prudent dan hati-hati.


“Dianggap Ibu Ani (Sri Mulyani) dan Kemenkeu melakukan perhitungan sangat cermat," ungkap Luhut kepada wartawan, Jumat (19/6).

Bagi Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule kebanggaan yang disampaikan Menko Luhut itu merupakan hal yang aneh. Terlebih sang pemuji adalah lembaga yang bertugas memberi utangan bagi negara kurang mampu.  

“Aneh, bangga dan senang dipuji World Bank,” ujarnya kepada redaksi, Senin (22/6).

Pujian itu, menurutnya, menjadi wajar lantaran Indonesia adalah negara yang rajin berutang. Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga alumni Direktur Pelaksana World Bank.

“Bagaimana Sri Mulyani tidak dipuji, kan untungin World Bank. Kan rajin utang, dengan bunga tinggi pula. Dan Menkeu Sri Mulyani juga kan mantan petinggi World Bank,” geramnya.

Iwan Sumule menilai Sri Mulyani sebagai mantan orang Bank Dunia merupakan menteri yang tidak kreatif. Sebab, jurus yang dilakukan selama menjadi menteri hanya mengandalkan utang dan pungutan pajak rakyat.

“Menteri yang tidak kreatif, tahunya ngutang dan meras rakyat dengan pajak. Iya nggak sih?” tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya