Berita

Aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar markas John Kei/RMOL

Presisi

Selain Gerebek Markasnya Di Bekasi, Polisi Turut Amankan John Kei

SENIN, 22 JUNI 2020 | 01:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jajaran Direktorat Reserse Kriminalisasi Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penembakan di Perumahan Cipondoh dan pembacokan di Kosambi.

Polisi menggerebek markas Kelompok John Kei yang berada di Perumahan Tityan Indah, Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Minggu malam (21/6).

Dari penangkapan ini, polisi sempat memberikan tembakan peringatan ke udara lantaran saat akan menangkap dihadang oleh anak buah John Kei.


Namun akhirnya, polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial C dan JK. JK sendiri diketahui merupakan John Kei yang merupakan pimpinan Kelompok John Kei.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko mengatakan, pihak Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 25 orang.

"Pasca kejadian telah diamankan 25 orang, dari Perum Tityan Kota Bekasi kita komunikasi dengan pihak keluarga tentunya dalam hal ini kita memberikan penjelasan ya proses penanganannya sehingga mereka bisa mengerti apa yang kita lakukan atau tindakan kepolisian," ucap Kombes Wijonarko kepada wartawan di lokasi penangkapan, Minggu malam (21/6).

Sementara itu, Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian membenarkan bahwa John Kei juga turut diamankan yang juga diduga pelaku dua insiden pada Minggu malam (21/6).

"Tentunya saudara inisial J (John Key) kita juga amankan saat ini kita mintai keterangan di Polda Metro Jaya," singkat AKBP Alfian.

Hingga Senin dini hari (22/6), pihak kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penjagaan ketat di markas John Kei.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya