Berita

Aparat kepolisian dan sejumlah warga di puing rumah Asnawi/ist

Nusantara

Hampir Setahun Kasus Dugaan Pembakaran Rumah Wartawan Aceh Jalan Di Tempat

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 22:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hampir setahun kasus dugaan pembakaran rumah milik Asnawi Luwi, wartawan harian Serambi Indonesia di Aceh Tenggara yang terjadi pada 30 Juli 2019 tak kunjung terungkap.

Oleh karenanya, Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Wahyu Widada diminta mengevaluasi kinerja penyidik kasus di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara itu.

“Prosesnya sangat lambat. Saya khawatir banyak alat bukti yang hilang,” kata Asnawi Luwi dilansir Kantor Berita RMOLAceh, Minggu (21/6).


Asnawi juga meminta Wahyu segera menyurati PT Telkomsel untuk membuka rekamaan percakapan dan pesan singkat milik orang yang diduga melakukan pembakaran, seminggu sebelum mereka mengeksekusi rencana tersebut.

Menurut Asnawi, pesuruh itu merencanakan pembunuhan dirinya dan keluarganya. Asnawi menduga, pelaku adalah orang suruhan dan semua perintah untuk mengeksekusi disampaikan lewat pesan singkat dan telepon.

Asnawi juga mengungkapkan bahwa alat bukti menunjukkan rumah tersebut dibakar. Hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Medan, kasus tersebut layak ditingkatkan ke penyelidikan.

“Saya tidak melihat keseriusan polisi menangani kasus ini. Dan harusnya hal ini menjadi atensi Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk mengevaluasi kinerja mereka yang ditugaskan untuk menangani perkara ini,” kata Asnawi.

Asnawi juga meminta agar dua anggota Komisi Hukum DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil dan Nazaruddin Dek Gam, melakukan rapat dengar pendapat terhadap penyidik Polres Aceh Tenggara ini.

“Saya hanya minta kasus ini segera dituntaskan,” tutup Asnawi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya