Berita

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Ferry Walintukan/Net

Presisi

Pria Pembawa Payung Yang Terobos Mako Brimob Polda Sultra Masih Diperiksa

MINGGU, 21 JUNI 2020 | 20:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang pria bernama Salman yang merangsek masuk ke area Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Sultra masih diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra.

"Perkembangan sementara, masih di interogasi di kantor," ucap Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Ferry Walintukan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/6).

Berdasarkan pemeriksaan awal, Salman diduga mengalami gangguan kejiwaan. Hal itu berdasarkan keterangan dari keluarga bahwa Salman pernah dirawat di RS Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara.


"Terakhir berobat pada bulan Mei dan masih banyak obat-obatannya. Hasil koordinasi RS Jiwa bahwa memang pasien (dirawat) di sana," pungkas Ferry.

Pada Sabtu kemarin (20/6) sekitar pukul 16.20 WITA, pria tersebut menaiki kendaraan sepeda motor dan berkendara melawan arus dari arah Konda, Kabupaten Konsel dan masuk ke Mako Brimob Polda Sultra bersamaan dengan masuknya kendaraan Gegana.

Melihat pengendara tersebut, petugas piket jaga langsung menghentikannya. Namun tak terima dihentikan, pria tersebut langsung turun dari kendaraannya dan memaksa masuk dengan meneriakkan kalimat takbir.

Petugas piket jaga dan beberapa personel anggota Brimob kemudian berusaha menghentikannya dengan cara memberikan peringatan dengan menembakkan senjata api ke arah udara.

Bukannya berhenti, pria tersebut malah mengejar anggota hingga jarak yang lumayan jauh dari gerbang pintu masuk Mako Brimob tersebut. Akhirnya, pria tersebut berhasil dibekuk petugas dan diamankan untuk dilakukan pemeriksaan pada pukul 16.30 WITA.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya