Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Pengamat Nilai Sikap Arief Poyuono Yang Tuding Isu PKI Diembuskan Kadrun Masuk Akal

JUMAT, 19 JUNI 2020 | 21:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Isu kebangkitan PKI yang dianggap muncul hanya untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo dan mendiskreditkan PDIP seperti yang disampaikan Arief Poyuono realistis.

Menurut analis politik dan kebijakan publik Universitas Islam Syech Yusuf, Miftahul Adib, pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah caranya untuk menegaskan bahwa Prabowo sudah benar-benar masuk dalam bagian pemerintah.

“Istilah kadrun kan identik dengan mereka yang berada di kalangan oposisi yang saat Pilpres 2019 mendukung Prabowo. Nah pernyataan Arief ini sudah jelas bahwa memang jadi bagian pemerintah itu jangan setengah-setengah, secara pengertian komunikasi politiknya seperti itu,” jelas Adib, Jumat (19/6).


Adib justru menyoroti reaktifnya internal Gerindra merespons pernyataan Arief Poyuono itu. Di mana Jubir Partai Gerindra, Habiburokhman akan memberikan sanksi kepada Arief karena mengatakan isu PKI diembuskan oleh kadrun.

“Itu menurut saya satu makna ketakutan, karena bagaimanapun, suara-suara pendukung Prabowo yang lekat dengan istilah kadrun itu masih diharapkan. Ketakutan itu wajar karena bagaimanapun Gerindra masih ingin merangkai suara oposisi untuk kepentingan mereka,” pungkas Adib.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya