Berita

Sekjen DPC PDIP Ogan Ilir, M. Rizal/Net

Nusantara

PDIP Ogan Ilir Minta KPU Sosialisasikam PKPU 1/2020 Supaya Tidak Salah Usung Calon Kepala Daerah

JUMAT, 19 JUNI 2020 | 03:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan ilir, Sumatera Selatan seharusnya sosialisasikan PKPU 1/2020 tentang Perubahan atas Peraturan KPU 3/2017, tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan, atau Walikota dan Wakil Walikota.

Sekjen DPC PDIP Ogan Ilir, M. Rizal menyebutkan, sosialisasi PKPU 1/2020 sama pentingnya dengan sosialisi PKPU 5/2020 yang mulai dilakukan KPU.

Adapun PKPU 5/2020 berisi tentang jadwal, program dan penyelenggaraan pilkada.


“Karena harusnya PKPU 1/2020 sudah harus didiskusikan dan dipelajari oleh KPU, agar partai politik tidak terjebak dalam pengusungan calon,” tegas Rizal, Kamis (19/6).

Di dalam PKPU 1/2020, lanjut Rizal, menjelaskan soal syarat-syarat pencalonan. Diantaranya, tidak pernah melakukan perbuatan tercela dan bukan mantan pemakai narkotika.

“Jadi menurut kami, PKPU 1/2020 sangat penting, sehingga perlu disosialisasikan kepada partai politik agar mereka paham. Hal ini sangat perlu, agar parpol dan masyarakat tidak salah dalam mengusung dan memilih figur, karena pada pilkada Ogan Ilir dikhawatirkan ada calon bupati yang pernah tersandung kasus narkoba bakal mencalonkan diri,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan Rizal, Massuryati selaku Ketua KPU Ogan Ilir mengatakan, PKPU 1/2020 belum disosialisakan dikarenakan masih menunggu apakah ada pembaharuan dari PKPU itu atau tidak.

“Kita akan sosialisasikan juga PKPU 1/2020 tersebut. Hanya saja kami masih menunggu apakah ada perubahan atau tidak dalam pasal per pasal dalam PKPU tersebut,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya