Berita

Burung Garuda/Net

Politik

Pengusul RUU HIP Bisa Dianggap Melakukan Pemberontakan Pada NKRI

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 09:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polemik RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) belum usai sekalipun pemerintah telah meminta DPR untuk menunda pembahasan.

Polemik itu kini beralih ke partai mana yang menjadi pengusul RUU HIP. Di mana RUU ini merupakan inisiatif dari DPR.

Bagi politisi Partai Demokrat Taufik Hidayat, siapa pengusul RUU HIP sangat penting diungkap ke publik, Sebab pengusul bisa masuk dalam kategori pemberontak negara.


“Mereka yang mengusulkan RUU HIP bisa dianggap melakukan penghianatan dan pemberontakan terhadap NKRI,” terangnya kepada redaksi, Kamis (18/6).

Dia lantas menjelaskan bahwa Pancasila adalah sebuah landasan dasar UUD 1945. Derajatnya adalah sebagai pembukaan hukum tertinggi di republik ini yang tak dapat diubah.

Artinya, pihak-pihak yang meletakkan Pancasila di bawah RUU bisa dikategorikan sebagai kelompok yang ingin melakukan usaha penghianatan/pemberontakan terhadap republik Indonesia.

“Pembukaan UUD tidak dapat diubah, di mana di dalamnya ada sila-sila Pancasila,” tekannya

“Jadi hanya satu kata buat mereka. Lawan!” demikian Taufik Hidayat.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya