Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Dugaan Satyo Purwanto, Menko Luhut Takut Rizal Ramli Bombardir Mazhab Ekonomi Neoliberal

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 08:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kesediaan ekonom senior, DR. Rizal Ramli menyanggupi tantangan debat mengenai utang dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan berujung kandas.

Ini lantaran Menko Luhut menolak undangan debat terbuka yang dipromotori Don Adam dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM).

Penolakan itu menimbulkan beragam spekulasi di publik. Salah satunya pengamat politik yang juga aktivis, Satyo Purwanto yang menduga Menko Luhut mengalami ketakutan menghadapi Rizal Ramli.


Ketakutan itu membuat Menko Luhut mementahkan tantangan yang dibuat sendiri di saat ada yang menyanggupi.

Ketakutan Luhut yang dimaksud Satyo Purwanto adalah mengenai materi ekonomi Rizal Ramli yang lebih pro rakyat. Materi ini tentu akan membombardir mazhab ekonomi neoliberal yang menurutnya dianut oleh pemerintah dan merugikan rakyat.

"Pastinya takut karena RR (Rizal Ramli) akan memberikan solusi perekonomian dengan metode dan mazhab ideologi ekonomi yang berbeda dengan kelompok neoliberal yang mendominasi tim ekonomi Jokowi," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/6).

Mengenai utang yang jadi tema debat, Satyo Purwanto mengingatkan bahwa publik sudah mengerti mengenai standar ganda dalam pemberian utang dari IMF dan World Bank. Buntutnya, utang tersebut bukan membuat ekonomi menjadi maju, tapi justru membuat rakyat semakin bertambah beban.

"Maka akhirnya utang tersebut bisa dikatakan "utang kotor" karena diikuti dengan prasyarat tertentu, nah hal seperti inilah mungkin yang dikhawatirkan," pungkas Satyo.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya