Berita

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Aan Kurnia/RMOL

Politik

Kepala Bakamla: Australia Ingin Adopsi Buku Panduan Penanganan Covid-19 Di Laut Milik Indonesia

RABU, 17 JUNI 2020 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kerjasama antar lembaga yang dilakukan Bakamla bersama Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 menghasilkan sebuah buku panduan penanganan penyebaran virus corona baru di laut.

Buku yang dilaunching oleh Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksdya TNI Aan Kurnia pada hari ini berjudul "Panduan Menghadapi Pandemi Covid-19 di Laut".

"Enam bulan sudah saya bersama BNPB (Gugus Tugas Nasional) sudah membuat konsep buku ini. Dan alhamdulillah pada tanggal 30 Mei Pak Doni (Ketua Gugus Tugas Nasional) dan saya sudah menandatangani buku ini," ujar Aan Kurnia saat melaunching, di Gedung Gaha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (17/6).


Dengan diterbitkannya buku panduan tersebut, Aan Kurnia memastikan bahwa cara penanganan Covid-19 di perairan Indonesia sudah memiliki arah untuk kemudian dipelajari oleh sejumlah institusi, termasuk penegak hukum.

"Dan insyaAllah buku ini bisa digunakan oleh semua penegak hukum di laut," sambungnya.

Bahkan diakui oleh Aan Kurnia, buku panduan penanganan pandemi Covid-19 ini akan disunting oleh oleh pihak terkait di bidangnya yang ada di negara Australia.

"Yang sangat menggembirakan, post border Australia juga ingin mengadopsi, atau ingin menerjemahkan buku ini. Sehingga bisa dijadikan acuan oleh teman-teman kita di Australia," ungkap Aan Kurnia.

"Semoga dengan hadirnya buku ini kita bisa meredam atau mengurangi penyebaran dari Covid-19 ini," tutup dia menambahkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya