Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Harry Poernomo/Net

Politik

Gerindra Ingin BUMN Energi Saling Bersinergi Untuk Rakyat

RABU, 17 JUNI 2020 | 14:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi harus bersatu agar bisa semakin memberi manfaat bagi rakyat Indonesia.

Permintaan itu sebagaimana disampaikan langsung anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Harry Poernomo dalam rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama PT. PLN (Persero) Zulkifli Zainidi di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (17/6).

Harry Poernomo ingin agar perusahaan di bidang energi seperti Pertamina, PLN, dan yang bergerak di bidang tambang batubara bisa saling bersinergi.


“Saya mendambakan BUMN energi Indonesia, PLN, Pertamina, dan batubara bersinergi. Tetapi saya belum pernah melihat di antara ketiganya itu sinergi, yang ada malah cakar-cakaran. Ini ironi, dan inilah kelemahan kita, tidak bisa ada sinergi dan trust dengan saudaranya sendiri,” ujarnya.

Harry memberikan contoh mengenai kolaborasi yang berhasil membawa manfaat. Salah satunya kerjasama Pertamina dengan BUMN di bidang batubara yang berhasil mendapatkan order IPT di Jawa I mengenai LNG.  Pihaknya meminta agar PLN bisa ikut bekerjasama dengan Pertamina dan batubara.

Menurutnya, saat ini pemerintah hanya mementingkan infrastruktur yang bersifat besar. Namun, lupa terhadap infrastruktur yang kaitannya dengan aset negara salah satunya gas industri.

“Ini it’s a must ya, pemerintah lupa tidak memikirkan infrastruktur energi. Yang dipikirkan hanya bandara pelabuhan laut utamanya jalan tol. Infra bukan hanya itu, ini kan banyak orang deket istana, beri masukan, infra juga termasuk gas industri, coba itu di-develope saja,” beberanya.

Dia mengatakan agar PGN hendak membangun LNG di Teluk Lamong, PLN bisa ikut bergabung dengan memberikan formulasi di dalam suply gas lewat pipa yang dimiliki PGN jalur Semarang-Gresik. Lantaran konsumsi gas di tanah air terutama wilayah Jawa sangat besar.

“Harusnya PLN sinergi dengan Bukit Asam ini, sinergi bagaimana mendapatkan opsi-opsi untuk konsesi batubara itu, jangan tergantung malah dengan perushaaan swasta,”  tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya