Berita

Perwakilan 4 kecamatan mendeklarasikan Kabupatean Waykanan Ilir/Istimewa

Politik

Desak Pemekaran, 4 Kecamatan Di Lampung Deklarasikan Kabupatan Waykanan Ilir

RABU, 17 JUNI 2020 | 11:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keinginan warga 4 kecamatan di Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, untuk melakukan pemekaran wilayah tampaknya sudah sangat besar.

Melalui sejumlah perwakilan dari 4 kecamatan, mereka mendeklarasikan kabupaten baru yang diberi nama Kabupaten Waykanan Ilir, pada Minggu lalu (15/6).

Mereka berasal dari Kecamatan Pakuan Ratu, Kecamatan Negarabatin, Kecamatan Negeribesar, dan Kecamatan Bahuga. Seluruhnya berada di wilayah administrasi Kabupaten Waykanan.


“Jika tidak digagas sekarang, kapan lagi,” kata Sekretaris Panitia Pembentukan Kabupaten Waykanan Ilir, Tarmizi, kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (16/6).

Tarmizi pun memberi contoh. Kabupaten Waykanan telah digagas pada 1957, namun baru teralisasi pada 1999.

"Banyak yang harus dilakukan dan butuh waktu yang tak sebentar merealisasikannya, mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat," lanjut Tarmizi. “Belum lagi kajian dari perguruan tinggi.”

Dia serahkan upaya mewujudkannya secara bersama-sama dengan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai pihak yang sepakat dengan pemekaran Kabupaten Waykanan.

“Yang pasti, kami sudah deklarasikan dua hari lalu, Minggu (15/6),” katanya.

Untuk itu, Panitia Pembentukan Kabupaten Waykanan Ilir akan meminta berbagai pihak membantu upaya mewujudkan Kabupaten Waykanan Ilir.

“Selain dari bantuan masyarakat, juga akan meminta dukungan dari pemerintah setempat agar gagasan ini bisa terlaksana dengan baik,” tandasnya.

Menurut Tarmizi, dari sisi luas wilayah dan jumlah penduduk, Kabupaten Waykanan sudah memenuhi dalam pemekaran kabupaten baru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya