Berita

Central Market di Moskow/Net

Bisnis

Di Tengah Pandemik, Permintaan Harga Barang Murah Di Rusia Meningkat

RABU, 17 JUNI 2020 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia telah mencatat kenaikan pangsa barang murah di komoditas harian dan pasar makanan sebesar 17, 7 persen pada Mei. Menurut data perusahaan riset Nielsen, para ahli melihat ini sebagai konsekuensi dari penurunan pendapatan warga Rusia akibat resesi virus corona.  

Surat kabar Kommersant di Rusia melaporkan tren ini telah memengaruhi harga daging, teh, air, pasta, dan jus. Rata-rata, pangsa pasar tahunan produk pasta dengan harga murah mencapai 18,7 persen sedangkan dari 27 April hingga 24 Mei, pangsa produk tersebut telah naik menjadi 22,8 persen.

Hal yang sama berlaku untuk mayones (pangsa segmen harga murah telah naik menjadi 9,5 persen dibandingkan dengan rata-rata 7,3 persen) dan cokelat (15,7 persen dibandingkan dengan rata-rata 14 persen).


Direktur pengecer di Nielsen Rusia, Konstantin Loktev, mengatakan bahwa hampir seperempat responden (24 persen) menyebut pandemik virus corona sebagai faktor pendorong di balik penurunan pendapatan penduduk Rusia. Dia menambahkan bahwa 66 persen konsumen telah memperhatikan bahwa harga telah naik, sementara 30 persen konsumen  mulai sering mencari barang diskon, seperti dikutip dari Tass.

Kepala analis perusahaan investasi Aton, Victor Dima mengatakan pangsa barang-barang diskon tidak mungkin tumbuh lagi seperti pada kuartal pertama, karena sekarang terlihat rantai supermarket telah menunjukkan pola penjualan yang baik. Saat ini, rantai penjualan fokus pada program loyalitas individu untuk mempertahankan klien.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya