Berita

Direktur Center For Media and Democracy LP3ES, Wijayanto/RMOL

Politik

Direktur LP3ES: Presiden Indonesia Ideal 2024 Itu Yang Ilmuwan

SELASA, 16 JUNI 2020 | 22:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia sudah saatnya memikirkan pemilihan umum (Pemilu) dengan tidak lagi terjebak pada hal-hal yang tidak subtantif.

Ada yang lebih penting dari sekadar angka-angka survei dalam memilih pemimpin, khususnya untuk Pilpres 2024, yakni kapasitas dan kapabilitas ilmu yang mumpuni.

Begitu disampaikan Direktur Center For Media and Democracy LP3ES, Wijayanto saat mengisi diskusi daring bertema 'Dinamika Baru Elektoral Ganjar, Anies Ridwan Kamil, Bagaimana Menurut Riset Big Data?' yang digelar pada Selasa (16/6).


"Pemimpin apa yang tepat untuk Indonesia di masa depan? Kalau menurut saya, presiden yang ideal adalah presiden yang ilmuwan," kata Wijayanto.

Dia mengurai, ada sejumlah catatan mendasar yang mengharuskan warga negara Indonesia mulai memikirkan sosok presiden yang ilmuwan tersebut.

Berdasarkan riset yang digelar Profesor di Universitas Oxford, Philips N Howard dan Samantha Bradshaw dari 70 negara, di dunia politik saat ini telah diwarnai oleh competitional propaganda dan social media manipulation.

Menurut Wijayanto, riset tersebut sangat ilmiah, rasional, dan relevan dengan kondisi era disterupsi seperti ini. Bagaimana platform media sosial (medsos) hanya menghasilkan citra politik semata.

"Jadi, untuk memanipulasi opini publik di media sosial. Nah, ini paling sering digunakan sekurang-kurangnya di masa Pemilu," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya