Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

DPRD Dukung Gebrakan Anies Baswedan Atur Jam Kerja Karyawan

SELASA, 16 JUNI 2020 | 10:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Guna mengantisipasi penumpukan penumpang di transportasi umum, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuat kebijakan mengatur shift kerja perkantoran dengan selang 3 jam.

Kebijakan Anies itu pun mendapatkan dukungan dari Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Mujiyono.

"Tujuannya supaya orang enggak berangkat ke kantor sama-sama. Itu efektif supaya tidak terjadi penumpukan pada transportasi publik," ujar Mujiyono kepada wartawan, Senin (15/6).


Adapun Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta 1477/2020 tentang Perubahan Atas Keputusan 1363/2020 terkait Protokol Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Perkantoran atau Tempat Kerja pada Masa Transisi.

Disebutkan bahwa setiap perkantoran harus membatasi maksimal 50 persen karyawan yang masuk. Lalu ada penyesuaian hari kerja, jam kerja, shift kerja, dan pengaturan jam kerja dengan jeda minimal 3 jam.

"Itu upaya mengefektifkan supaya tidak terjadi penularan Covid-19. Kesehatan dulu diutamakan baru bisa lancar ekonominya," jelas Mujiyono yang juga merupakan politisi Partai Demokrat itu.

Contoh shift kerja yang dimaksud di atas adalah shift pertama masuk jam 07.00 hingga 16.00 dan Jam Istirahat pada 11.00 hingga 12.00. Sementara untuk shift kedua masuk jam 10.00 hingga 19.00 dan jam istirahat ialah 14.00 hingga 15.00.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya