Berita

Tokoh nasional, Dr. Rizal Ramli/Net

Politik

Bintang Emon Diserang, Rizal Ramli: Influencer Norak Dan BuzzerRp Banyak Belajar Dari Menteri Propaganda Hitler

SENIN, 15 JUNI 2020 | 19:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tokoh nasional, Dr. Rizal Ramli semakin bertanya-tanya kenapa para influencer norak dan buzzer bayaran tidak pernah terjerat hukum.

Demikian disampaikan RR sapaan akrab ekenom senior itu, terkait serangan balik influencer norak dan buzzer bayaran terhadap komedian, Bintang Emon yang kritis terhadap kasus yang menimpa penyidik KPK, Novel Baswedan.

"Kenapa ya influencer-influencer norak dan buzzerRp yang sering mengumbar hoax, fitnah dan ujaran kebencian - tanpa fakta dan logika - kok tidak ada yang kena UU ITE? Kenapa mereka kebal hukum, padahal sampah demokrasi?" ujar RR lewat akun Twitter @RamliRizal, Senin (15/6).


Di media sosial, Bintang Emon dituduh menkonsumsi narkoba setelah dia mengunggah video membahas tuntutan hukuman terhadap terdakwa penyerang Novel. Selain dituduh menkonsumsi narkoba, dia juga difitnah mengalami gangguan.

Dalam videonya, Bintang Emon mempertanyakan alasan jaksa menuntut ringan satu tahun, yakni terdakwa tak sengaja menyiram muka Novel. Dia mengatakan gravitasi bumi tidak memungkinkan pelaku menyiram air keras yang mengarah ke badan Novel tetapi meleset ke arah wajah.

Kembali ke RR. Menko Perekonomian era Presiden Gu Dur itu mengatakan, kerje-kerja influencer norak dan buzzer bayaran itu ibarat gawe Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Hitler.

"Influencer-influencer nora dan buzzerRr rupanya banyak belajar dari Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Hitler: "Tebarkan terus kebohongan secara masif, akhirnya akan jadi 'kebenaran'". Puji-puji pembayar kamu bagai Nabi, hancurkan lawan-lawannya dengan hoax dan fitnah," demikian RR.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya