Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN, Jon Erizal/Net

Politik

KPK Diminta Pelototi Dana Covid-19, PAN: Sekali Silap Langsung Di-warning

SENIN, 15 JUNI 2020 | 18:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Instruksi presiden mengenai pengawasan dana Covid-19 yang nilainya ratusan triliun dinilai tepat.

Menurut anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN, Jon Erizal, pengawasan dengan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) penting terlepas ada tidaknya upaya oknum tertentu yang menyalahgunakan dana Covid-19.

“Supaya kekhawatiran masyarakat terhadap pelaksanaan ini terjawab. Tapi kalau ada yang nekat pun ini salah, karena sudah di-remind oleh presiden,” ujar Jon di Kantor Fraksi PAN, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (15/6).


Pihaknya meyakini di dalam dan luar pemerintahan concern terhadap penyaluran dana Covid-19 agar tepat sasaran. Namun bukan berarti anggaran sebesar Rp 677 triliun luput dipantau.

“Saya yakin di dalam pemerintahan itu banyak juga yang baik. Jadi tentu mungkin nanti ada orang yang silap atau apalah, ini perlu ada warning, penekanan baik dari lembaga penegak hukum maupun dari presiden,” katanya.

John berharap agar seluruh pihak dapat menjalankan amanah presiden dengan baik, terlebih dalam penanganan Covid-19.

“Ini kan presiden langsung nih (memerintahkan untuk dipantau). Saya berharap pelaksanaannya melakukan tugas sebagaimana yang diharapkan masyarakat tentunya,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya