Berita

Sosiolog Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar/Net

Politik

Bela Bintang Emon Yang Diserang Buzzer, Musni Umar: Karena Memang Tidak Masuk Akal

SENIN, 15 JUNI 2020 | 18:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komedian Bintang Emon mendadak jadi buah bibir setelah video kritikannya yang membahas alasan jaksa yang menuntut terdakwa penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dengan hukuman satu tahun penjara viral di media sosial.

Akibat dari video yang dibuatnya, Bintang Emon pun menjadi bulan-bulanan para buzzer. Komika inipun kemudian dituduh menggunakan narkoba untuk menjaga staminanya.

Menanggapi serangan Buzzer tersebut, Sosiolog senior Musni Umar menyampaikan bahwa Bintang Emon sebagai milenial yang cerdas dan berani, sehingga wajib dibela.


"Publik sangat senang dengan kritik yang disampaikan karena ini memang tidak masuk akal," ungkap Musni melalui akun Youtube miliknya, Senin (15/6).

Musni mengatakan, kritik yang disampaikan Bintang patut mendapat pujian. Sebab pada dasarnya, apa pun bentuk kritikannya pasti bertujuan untuk kebaikan.

"Kita beri support kepada anak muda ini karena anak muda dan generasi sebaya dia yang akan menggantikan sekarang ini. Kita apresiasi karena kritik yang tajam. Kritik ini untuk kebaikan," ungkap Musni.

Rektor Universitas Ibnu Chaldun itu pun menyampaikan bahwa kritikan yang diberikan kepada pemimpin agar mereka sedang berkuasa dapat melakukan tindakan yang baik dan memberi rasa keadilan kepada masyarakat.

"Kita harus berikan apresiasi kepada siapapun juga yang memberikan kritikan untuk kebaikan bangsa kita. Kita berharap Bintang emon terus berkreasi terus menyampaikan kritikannya," tandas Musni Umar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya