Berita

Ilustrasi pesawat Hawk 209 milik TNI AU/Net

Pertahanan

Pesawat Hawk 209 Yang Jatuh Di Riau Dibeli TNI AU Pada 1996

SENIN, 15 JUNI 2020 | 11:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pesawat tempur Hawk 209 milik TNI Angkatan Udara yang jatuh di Kampar, Riau, Senin pagi tadi (15/6), diketahui merupakan bagian dari 16 pesawat yang telah mengawal udara Indonesia sejak 1996 silam.

Pesawat BAE Hawk 209 merupakan jenis jet tempur yang diproduksi oleh pabrikan Inggris, British Aerospace (BAE). Pesawat ini merupakan jet tempur ringan latih yang diperkuat oleh radar modern APG-66 (khusus varian Mk 200) dan rudal AIM-9 Sidewinder.

Hawk Mk 109 atau 209 merupakan kode untuk Hawker-Siddeley Hawk yang diekspor ke Indonesia dan mulai melengkapi alutsista TNI AU sejak 1996. Total, saat itu TNI AU membeli 8 Hawk 109 dan 16 Hawk 209 yang diterima antara 1996 hingga 1997.
 

 
Pada 1980, TNI AU juga pernah membeli sejumlah Hawk Mk 53. Sementara, di tempat lahirnya, Inggris, Hawk 109/209 pertama kali terbang pada 1987.

Hawk Mk 209 merupakan varian single seater dari keluarga BAE Hawk. Pesawat jet ini dikhususkan untuk mengemban misi air superiority dan ground attack.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsma Fajar Adriyanto, menyampaikan peristiwa jatuhnya pesawat Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209 di ujung runway 36 Landasan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Beruntung, pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru, berhasil selamat setelah keluar melalui kursi pelontar.

“Pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail berhasil eject atau melontarkan bangku keluar sebelum pesawat tempur itu jatuh,” kata Fajar dalam keterangannya, Senin (15/6).

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya