Berita

Pangeran Joachim dari Belgia/Net

Dunia

Langgar Aturan Karantina dan Lakukan Pertemuan Melebihi Batas Yang Ditentukan, Pangeran Dari Belgia Didenda Rp 165 Juta

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 14:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Spanyol rupanya tidak pandang bulu dalam menerapkan aturan lockdown dan karantina di tengah pandemik Covid-19. Aturan itu berlaku untuk siapa saja termasuk anggota keluarga kerajaan.

Otoritas setempat telah menghukum Pangeran Joachim dari Belgia dengan denda sebesar 10.400 euro atau sekitar Rp 165,8 juta karena melanggar aturan karantina. Pejabat Spanyol pada Rabu mengatakan, Joachim pada bulan lalu melakukan perjalanan ke Spanyol, tempat ia dinyatakan positif terkena virus corona.

Joachim adalah keponakan Raja Philippe Belgia. Bulan lalu ia melakukan perjalanan ke wilayah Spanyol selatan, Andalusia, dari Belgia, untuk urusan bisnis. Namun, ia tidak melakukan karantina diri selama 14 hari begitu ia datang ke Spanyol, seperti dikutip Reuters, Kamis (11/6).


Joachim mengakui ia telah melanggar aturan karantina. Ia masih punya waktu 15 hari untuk melunasinya, tetapi Joachim dan pengacaranya belum memberikan komentarnya. Saat ini, ia sedang melakukan karantina di Spanyol karena positif Covid-19.

Dalam perjalanannya dari Belgia ke Spanyol, Joachim diketahui mampir ke Kota Cordoba menggunakan sebuah kereta di Andalusia, Spanyol. Ia juga menghadiri pesta di Cordoba pada 26 Mei.

Pesta itu dihadiri 27 orang, sementara pemerintah membatasi pertemuan maksimal 15 orang. Terkait hal ini, pemerintah sedang melakukan penelusuran.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya