Berita

Ketua Kamar Dagang Indonesia, Rosan Roeslani/Net

Politik

Beda Dengan Pemerintah, Kadin: Sudah 6,4 Juta Karyawan Dirumahkan Dan Kena PHK

KAMIS, 11 JUNI 2020 | 02:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah asosiasi industri dan bisnis yang berada di bawah naungan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) melaporkan, banyak perusahaan yang terpaksa tutup dan merumahkan ratusan ribu karyawan atau PHK akibat terdampak pandemik Covid-19.

Demikian disampaikan Ketua Kadin, Rosan Roeslani saat mengisi diskusi daring yang digelar Forum Diskusi Denpasar12 bertajuk 'Mempersiapkan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Pandemi Covid-19', pada Rabu (10/6).

"Kebetulan saya di-update oleh asosiasi di bawah Kadin, asosiasi industri, asosiasi bisnis mengenai jumlah yang dirumahkan dan PHK ini makin lama makin bertambah," ujar Rosan Roeslani.


Dia mengurai, berdasarkan laporan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tercatat sudah 2.000 hotel lebih dan 8.000 restoran tutup akibat pandemik Covid-19 di Tanah Air.

"Di perhotelan yang dirumahkan 430 ribu orang dari 2.000 hotel lebih yang sudah ditutup dan melaporkan sudah tutup. Restoran lebih dari 8 ribu sudah tutup," ungkap Rosan Roeslani.

Dari ribuan hotel yang sudah tutup itu, sebagian besar berada di wilayah Jawa Barat. Belum lagi di daerah-daerah lain seperti Bali dan sekitarnya. "Padahal kalau kita tahu di Bali juga banyak hotel," ucapnya.

Selain itu, kata Rosan, perusahaan tekstil juga mencatatkan sekitar 2,1 juta orang dirumahkan hingga Ritel Hipindo, serta sektor transportasi darat Organda sebanyak 1,4 juta orang terpaksa dirumahkan. Jika ditotalkan,  maka angkanya mencapai 6,4 juta orang.

"Sehingga angkanya itu sekarang di 6,4 juta orang. Itu menurut angka dari kami, walaupun mungkin agak sedikit berbeda dengan pemerintah Kementerian ketenagakerjaan," urai Rosan Roeslani.

Angka tersebut berbeda dengan angka yang ada pada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang masih berada pada level 2,8 juta orang dirumahkan dan di-PHK.  

"Angka yang kami dapat dari asosiasi industri dan asosiasi bisnis yang berada di bawah Kadin ini nih sudah berada 6,4 juta orang," pungkasnya.  

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya