Berita

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono (kedua dari kiri), saat melihat proyek pengaspalan jalan di wilayahnya/RMOLJateng

Politik

Di Tengah Pandemik, Pemkab Banjarnegara Masih Punya Rp 183 M Untuk Pembangunan Infrastruktur

RABU, 10 JUNI 2020 | 12:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski pandemik Covid-19 masih melanda, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah mencadangkan dana kurang lebih Rp 183 miliar untuk membiayai pembangunan infrastruktur.

"Pembangunan di Banjarnegara tidak terlalu terdampak oleh pandemik Covid-19. Kegiatan fisik infrastruktur di 20 kecamatan telah dilelang dan sudah berjalan,” kata Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, Rabu (10/6).
 
Dia mengatakan, Banjarnegara tetap siaga Covid-19, namun hal tersebut tak terlalu berpengaruh terhadap kegiatan infrasruktur. Pembangunan dan peningkatan jalan telah mulai bahkan mencapai sepertiga dari total volume kegiatan.
 

 
"Memang dengan adanya wabah Covid-19, anggaran untuk infrastruktur dipangkas cukup besar. Dari sekitar Rp 240 miliar untuk infrastruktur telah dikurangi Rp 57 miliar untuk penanganan virus corona. Anggaran yang tersisa sekitar Rp 183 miliar, kita maksimalkan untuk pembangunan. Jadi pembangunan di Banjarnegara kembali menggeliat, tidak boleh terdampak corona berlama-lama," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.
 
Lebih lanjut, Budi menjelaskan strategi menyisihkan anggaran karena Pemkab cermat dalam memprioritaskan alokasi anggaran yang benar-benar memberi manfaat untuk rakyat.

Di samping itu, anggaran yang hanya pemborosan seperti perjalanan dinas, otomatis dipangkas. Banjarnegara juga tak melulu menggantungkan pada dana dari luar APBD seperti DAK, PHJD, Banprov, dan lainnya.

"Kuncinya adalah kemandirian dan kehati-hatian. Saya yakin jika cermat mengelola APBD sesuai prioritas disertai prinsip kehati-hatian, kami bisa mandiri mengatasi masalah yang ada dengan APBD. Jadi kami tidak tergantung dengan DAK dari pusat atau, bantuan provinsi. Karena kalau APBD dikelola dengan baik pasti cukup. Dan Ini sebuah kebanggaan bagi kami," ungkapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya