Berita

Subur Sembiring cs saat berkunjung ke kantor Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/RMOL

Politik

Komentari Manuver Subur Sembiring, Jansen Sitindaon: Ini Namanya Aya Aya Wae!

RABU, 10 JUNI 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepengurusan DPP Partai Demokrat di bawah pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sudah mendapat legalisasi di Menkumham Yasonna Laoly. Legalisasi itu termaktub dalam SK Menkumham Nomor M.HH-10.AH.11.01 TAHUN 2020.

Untuk itu, aneh jika kemudian ada pihak yang masih mempermasalahkan kepengurusan ini. Bahkan hingga mengadu ke Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Begitu kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi kunjungan sejumlah politisi Demokrat yang dipimpin Subur Sembiring ke kantor Luhut Binsar Pandjaitan.  


"Soal SK ini sebenarnya sudah selesai ya. Malah sejak bulan lalu selesainya. Itu maka aneh jika sekarang ada yang mempersoalkan. Apalagi yang mempersoalkan inipun bukan Ketua DPC atau DPD sebagai pemilik suara mayoritas di partai," ujar Jansen Sitindaon kepada wartawan, Rabu (10/6).

“Inilah namanya "aya aya wae"," kelakarnya.

Jansen menilai apabila Subur Sembiring yang tidak terima dan mempermasalahkan SK Pengurus DPP Partai Demokrat maka hal itu sama saja mempersulit dan membuang-buang waktunya sendiri. Sebab, SK sudah secara resmi diteken Menkumham Yasonna Laoly per 18 Mei 2020.

"Jadi, jika tujuannya hanya ingin lihat SK, ketimbang bang Subur cs capek-capek ke Kumham habis ongkos naik taksi, keringatan dan lain lain, harusnya datang aja ke kantor DPP Demokrat,” demikian Jansen Sitindaon. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya