Berita

Gubernur DKI Jakara, Anies Baswedan, dinilai masih lebih populer meski elektabilitasnya saat ini menurun/Net

Politik

Elektabilitas Menurun Karena Haters, Anies Bisa Lebih Populer

RABU, 10 JUNI 2020 | 09:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dinilai bisa lebih populer, mengalahkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Dosen Komunikasi Politik Universitas Telkom, Dedi Kurnia Syah, menanggapi hasil survei yang diselenggarakan Indikator Politik Indonesia.

Menurut Dedi, hasil survei tersebut dianggapnya normal. Lantaran survei dilakukan saat beberapa kepala daerah mengalami peningkatan intensitas dikenal publik karena pandemik Covid-19.


Misalnya, kata Dedi, dalam survei tersebut, sosok Ganjar Pranowo berada di nomor 2 dengan perolehan 11,8 persen setelah Prabowo Subianto.

"Seperti Ganjar, sangat mungkin meningkat perolehan elektabilitas belum tentu karena publik menginginkan, tetapi karena tokoh dominan lain diterpa opini negatif yang lebih besar. Anies misalnya, dengan komposisi respons publik yang lebih banyak negatif, bisa karena haters, turut mempengaruhi," jelas Dedi.

Karena itu, lanjut Dedi, sosok Anies yang berada di urutan ketiga dengan perolehan 10,4 persen tersebut akan mampu mengalahkan kedua sosok di atasnya dalam survei tersebut.

"Untuk itu, bisa juga dilihat dari komposisi perolehan popularitas, maka bisa saja Anies lebih populer meskipun elektabilitas menurun," terang Dedi.

"Membaca survei untuk pengandaian yang masih lama, yakni Pilpres 2024, perlu disandingkan data elektabilitas dengan popularitas. Meskipun ini tidak linier, tetapi memudahkan untuk menjelaskan pola keterpilihan," pungkas Dedi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya