Berita

AHY diyakini punya modal politik kuat untuk maju dalam Pilpres 2024/Net

Politik

Elektabilitas Di Atas Khofifah Dan Puan Maharani, AHY Punya Modal Politik Kuat Menuju 2024

RABU, 10 JUNI 2020 | 08:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) boleh jadi akan semakin diperhitungkan dalam kontestasi Pilpres 2024. Tanpa pengalaman menduduki jabatan publik, elektabilitas AHY ternyata mampu berada di papan atas.

Seperti yang terlihat dari hasil survei Indikator Politik terkait elektabilitas tokoh yang berpotensi menjadi calon presiden pada perhelatan pemilu 2024 mendatang. AHY sanggup bersaing dengan sejumlah tokoh yang saat ini tengah menduduki jabatan publik yang strategis.

"Saya kira dari hasil survei Indikator Politik kita bisa melihat potensi Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY sebagai calon pemimpin masa depan yang sangat potensial dan kuat," ucap pengurus DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/6).


Menurut survei tersebut, AHY mendapatkan poin sebesar 4,8 persen. Berada di bawah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno.

Taufiqurrahman menjelaskan, semua figur yang ada di atas AHY adalah mereka yang kini menduduki jabatan publik resmi. Baik sebagai menteri ataupun kepala daerah, kecuali Sandiaga Uno.

Tentunya dengan jabatan publik tersebut, mereka punya fasilitas dan kesempatan lebih luas untuk melakukan eksposure politik serta mendapatkan pemberitaan yang dominan.

Sementara AHY bukanlah pejabat publik, dan belum mendapatkan kesempatan untuk berlaga di panggung nasional.

"Artinya, saat ini modal sosial dan modal politik AHY lebih dari cukup untuk menempa dirinya menjadi pemimpin politik nasional di masa mendatang. Apalagi saat ini AHY mendapatkan kepercayaan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, tentu akan semakin memperkuat kualitas pribadinya," sambung mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD 2017-2019 itu.

Satu hal yang lebih membuat Taufiqurrahman makin optimistis adalah AHY memiliki elektabilitas jauh di atas mereka yang saat ini menjadi pejabat publik resmi lainnya. Seperti Khofifah Indar Parawansa, Mahfud MD, Erick Thohir, dan bahkan Puan Maharani.

"Sosok AHY yang sangat potensial bersama mesin organisasi Partai Demokrat akan menjadi kombinasi yang sangat menjanjikan, kami berpolitik dengan pikiran terbuka karena saya percaya bahwa proses dialektika adalah cara yang tepat untuk membangun optimisme," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya