Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Dulu Membully Sekarang Kongres Diuyok-uyok, Kamu Itu Bangsa Apa?

RABU, 10 JUNI 2020 | 08:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komentar pedas kembali dilayangkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam akun Twitter pribadinya.

Kali ini dia mempertanyakan sikap orang yang terus merongrong Partai Demokrat dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Orang atau kelompok ini sempat membully AHY saat maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Kini, mereka datang lagi dan mempersalahkan legalitas kepemimpinan AHY di Demokrat.


“Dulu membully ada anak ingusan ikut pilkada, sekarang surat resmi Depkumham (Kemkumham) melegalkan kongres diuyok-uyok. Kamu itu bangsa apa?” ujar Andi Arief bertanya-tanya, Rabu (10/6).

Pernyataan ini diduga kuat berhubungan dengan kunjungan politisi Demokrat Subur Sembiring dan rekan-rekannya ke Kantor Kemenko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (8/6) lalu.

Subur Sembiring mengaku datang untuk membicarakan internal Demokrat dan SK Menkumham atas kepengurusan Demokrat hasil Kongres V yang belum turun.

Sementara itu, sejumlah politisi Partai Demokrat memastikan bahwa SK Menkumham sudah turun. Salah satunya ditegaskan oleh Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

“Sudah,” singkatnya kepada wartawan.

Sejurus itu, Menkumham Yasonna Laoly juga memastikan SK untuk kepengurusan AHY sudah turun sejak dua pekan lalu.

“Sudah lebih dari dua minggu lalu,” jawabnya pada wartawan.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya