Berita

Ubedilah Badrun/RMOL

Politik

Rekor Baru Positif Covid-19, Ubedilah Badrun: Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Rekomendasi New Normal

SELASA, 09 JUNI 2020 | 19:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagian wilayah Indonesia telah memasuki tahap transisi menuju era new normal di tengah kasus pandemik Covid-19 semakin meningkat.

Per hari ini, Selasa (9/6) menjadi rekor baru penambahan jumlah kasus positif Covid-19, yakni sebanyak 1.043 orang. Rekor sebelumnya pada 21 Mei mencapai 973 orang.

Jumlah penambahan rekor baru ini terjadi di tengah masa transisi di mana banyak daerah sudah tidak menerapkan PSBB yang ketat lantaran sudah membolehkan warga untuk bekerja meskipun diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan.


Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menyebutkan, kondisi tersebut bisa jadi adalah tanggung jawab pemerintah yang merekomendasikan new normal.

"Pemerintah dan lembaga survei yang merekomendasikan new normal harus bertanggung jawab atas situasi makin memburuknya kesehatan masyarakat karena bertambahnya positif Covid-19 hingga lebih dari 1000 orang dalam satu hari," ujar Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/6).

Situasi yang memburuk ini, kata Ubedilah, harus dijadikan catatan penting bagi pemerintah agar tidak terburu-buru mengambil keputusan untuk memasuki kehidupan new normal.

"Jika pemerintah memaksakan kehendak itu artinya pemerintah mengabaikan nyawa rakyat dan terlalu mengutamakan ekonomi. Itu sama saja pada akhirnya ekonomi juga akan berantakan. Lebih parah karena pemerintah sama seperti membuka lapangan untuk bunuh diri massal," terangnya.

Bahkan, Ubedilah pun menilai bahwa pemerintah tidak berdaya menghadapi Covid-19 dan melepas masyarakat dalam situasi hukum rimba virus.

"Ini berbahaya, karena tafsirnya bisa mengarah pada biopolitik di mana kekuasaan menjadi kunci sengaja untuk membiarkan kematian rakyat," pungkas Ubedilah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya