Berita

Stadion Wibawa Mukti Cikarang/Net

Olahraga

Kecuali Untuk Sepak Bola, Stadion Wibawa Mukti Cikarang Sudah Bisa Digunakan Masyarakat

SELASA, 09 JUNI 2020 | 15:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah diterapkan PSBB Parsial sebagai fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju New Normal, Kompleks Stadion Wibawa Mukti Cikarang kini sudah mulai bisa digunakan masyarakat umum. Pengecualian untuk kegiatan sepak bola karena melibatkan banyak orang dan lapangan pun masih harus dibenahi.

Seperti dikatakan Kasubag TU UPTD Stadion Wibawa Mukti, Ady Safar, sejauh ini pihaknya telah memperbolehkan warga untuk memanfaatkan sarana di sekitar Kompleks Stadion Wibawa Mukti. Bahkan, pihaknya tengah mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang akan dikeluarkan pihak Provinsi Jawa Barat.

“Memang untuk luar stadion WBM sudah boleh digunakan, namun tentu harus mengikuti protokol kesehatan. Karena pasti, bila Covid-19 usai, akan banyak kejuaraan dilakukan. Sehingga para atlet harus melakukan latihan fisik. Sedangkan untuk lapangan sepak bola masih belum, karena ada pembenahan di dalam area,” ujarnya, Selasa (9/6).


Ia menjelaskan, untuk penggunaan stadion pun ada ketentuan khusus. Sehingga sepak bola yang melibatkan banyak orang pasti harus ada protokol kesehatan yang ketat. Sehingga untuk saat ini belum diizinkan.

“Kami akan lihat dulu perkembangannya. Yang pasti tidak dibuka sepenuhnya, karena masih ada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara khusus, bagi para olahragawan,” terang Ady, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Hal senada dikatakan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Deni Rustandi. Dia mengakui pihaknya sudah memperbolehkan warga berolahraga di lingkungan Stadion Wibawa Mukti. Meskipun, masih ada yang perlu diperhatikan sebelum berada di stadion.

“Sebenarnya belum dibuka secara resmi. Kalaupun ada masyarakat yang berolahraga jumlahnya dibatasi. Karena saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Jawa Barat,” ujar Deni.

Ia menambahkan, pembenahan stadion juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Mencakup perbaikan rumput atau verticut.

“Rumput mau dipotong habis dulu. Nanti tinggal akarnya saja. Terus di topdress dan dirapihkan lagi pasirnya. Kami fokus di situ dulu, sampai benar-benar ada keputusan resmi stadion bisa digunakan,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bekasi, Suryadi menyampaikan, di sejumlah kompetisi sepak bola di Eropa sudah dimulai kembali pasca Covid-19. Umumnya pertandingan dimainkan secara tertutup alias tanpa penonton.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya