Berita

lustrasi proses pemeriksaan virus corona di Korea Selatan/Net

Dunia

Korea Selatan Kembali Jadi Tuan Rumah Seminar Online Penanganan Virus Corona Untuk Negara Asing, Tertarik?

SELASA, 09 JUNI 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea selatan telah dipuji atas respon cepatnya terhadap wabah virus corona. Penanganan bedasar prinsip 'Jejak, uji, dan perlakuan' yang diterapkan negara ini membawa perubahan besar dalam meratakan kurva tanpa harus melakukan penutupan perbatasan.

Hingga Selasa (9/6) Korea mencatat angka kasus sebanyak 11.852 dengan julah kematian sebanyak 274.

Keberhasilan Korea Selatan mengundang keinginan negara-negara lain untuk bertukar pikiran serta mengadopsi cara mereka.


Pemerintah Korsel kembali menjadi tuan rumah seminar online untuk negara-negara asing pada minggu ini. Kementerian Luar Negeri mengatakan, seminar online itu adalam serangkaian sesi terbaru yang diatur untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman Korea Selatan dalam memerangi pandemikvirus corona.

Ini adalah seminar yang kelima kalinya sejak Seoul meluncurkan gugus tugas pada akhir April lalu, atas permintaan yang semakin besar dari negara-negara asing kepada Korea Selatan untuk berbagi langkah kebijakan melawan Covid-19.

Seminar akan dilakukan besok, Rabu (10/6). Untuk Sesi kali ini, akan fokus mengenalkan kepada pejabat asing pendekatan yang dilakukan Korsel dalam hal penyelidikan epidemiologis dan mengelola orang-orang yang harus di karantina.

Pejabat dari kementerian dalam negeri akan menjelaskan bagaimana mereka mengawasi orang-orang dalam isolasi diri berdasarkan teknologi IT seperti aplikasi seluler dan tindakan lainnya.

Badan Kebijakan Nasional juga akan akan berbagi pengalaman mereka dalam membantu otoritas kesehatan dengan pelacakan kontak dan upaya pencegahannya.

Seminar akan disiarkan langsung di http://medicalkorea.mlive.kr  dan terjemahan dalam bahasa Inggris, Rusia dan Prancis akan disediakan, seperti dikutip dari Korea Herald.

Selama ini, sekitar 2.200 orang dari 110 negara telah menghadiri empat seminar web sebelumnya.  

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya