Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq (kanan) bersama Caleg Perindo, Debora Debby/Net

Politik

Beredar Isu Jokowi "Digusdurkan", Sekjen Perindo: Hanya Orang Egois Yang Memperkeruh Suasana

SELASA, 09 JUNI 2020 | 13:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu adanya faksi di internal pemerintahan yang ingin menggulingkan Presiden Joko Widodo dengan memanfaatkan situasi pandemik Covid-19 terus bergulir. Sejumlah kalangan berpendapat Jokowi hendak "digusdurkan" oleh pihak-pihak yang tidak suka kepada kepala negara.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq menganggap keliru besar jika ada pihak di dalam tubuh pemerintahan yang mencoba menggulingkan presiden dengan memanfaatkan pandemik Covid-19.

"Sungguh sangat keliru bila situasi pandemik ini digunakan sebagai kesempatan untuk melengserkan presiden. Pandemik ini musibah nasional bahkan internasional," ujar Ahmad Rofiq kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/6).


Menurutnya, semua pihak harus bersatu melawan wabah Covid-19. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dalam menangani virus corona baru dari China tersebut.

"Semua harus bersatu padu untuk mendukung semua program pemerintah agar segera tuntas dan terbebaskan dari pandemik ini. Presiden tidak bisa sendirian, rakyat juga tidak bisa sendirian dalam melawan Covid-19 ini. Semua harus bersatu padu," ucapnya.

Ahmad Rofiq menambahkan, Presiden yang dilengserkan pada saat situasi pandemik Covid-19 ini akan berujung pada kedamaian, justru sebaliknya.

"Tidak ada jaminan pergantian presiden di kala susah seperti ini lantas Covid-19 itu akan berhenti atau pergi secara tiba-tiba. Hanya orang-orang egois yang memperkeruh suasana. Rakyat juga bisa marah kalau ada segelentir orang mencoba-coba untuk memanfaatkan situasi ini," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya