Berita

Sekertaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq/Net

Politik

Sekjen Perindo: Pemakzulan Jokowi Isu Murahan

SELASA, 09 JUNI 2020 | 12:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Muncul isu adanya pemakzulan Presiden Joko Widodo dari dalam faksi pemerintahan. Jokowi akan digusdurkan oleh pihak-pihak yang terancam di pemerintahan dengan memanfaatkan situasi pandemik Covid-19.

Sekertaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ahmad Rofiq berpandangan lain. Menurutnya, isu tersebut sengaja diembuskan untuk memecah belah koalisi pemerintahan.

"Isu pemakzulan dari dalam tubuh (pemerintahan) Jokowi ini isu yang sengaja dihembuskan untuk memecah belah. Selama ini, perjalanan pemerintahan dan koalisi cukup kondusif, bahkan saling menjaga. Agar capaian kinerja pemerintah bisa berjalan dengan maksimal," ujar Ahmad Rofiq kepada redaksi, Selasa (9/6).


Dia menambahkan orang yang mewacanakan isu tersebut hanya sebatas orang yang frustasi dengan koalisi pemerintahan yang solid mendukung Presiden Joko Widodo.

"Menurut saya hanya orang-orang yang frustasi saja yang menghembuskan kalau di dalam tubuh koalisi Jokowi ada perpecahan," paparnya.

Ahmad Rofiq justru menyarankan kepada para pengkritik pemerintah dengan memunculkan isu pemakzulan mempersiapkan diri guna menghadapi pilpres mendatang.

"2024 tidak lama lagi. Sebaiknya, pihak-pihak yang ingin menggantikan agar mempersiapkan diri dari sekarang, tidak perlu menyebar isu murahan. Kasian rakyat menjadi korban," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya