Berita

Kurnia Agustina disebut telah mendapat dukungan dari 30 pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan di Kabupaten Bandung/Istimewa

Politik

Dukungan Ke Teh Nia Dituding Rekayasa, Begini Bantahan Pengurus Golkar Di Kabupaten Bandung

SELASA, 09 JUNI 2020 | 08:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan di Kabupaten Bandung membantah bila dukungan yang diberikan bagi Kurnia Agustina untuk maju di Pilkada 2020 adalah rekayasa.

Ketua Pengurus Golkar Kecamatan (PK) Katapang, Wahyu Setia Permana, menyebut dukungan terhadap istri Bupati Bandung, Dadang M Naser, itu bukan dadakan, apalagi rekayasa.

“Dukungan bagi Teh Nia (sapaan Kurnia Agustina) atas dasar penilaian yang rasional, beliau layak untuk mendapatnya. Tanpa diminta pun, kami akan mendukung,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/6).


Menurut Wahyu, Teh Nia yang tak lain adalah putri mantan Bupati Bandung sebelumnya Obar Sobarna, merupakan srikandi partai beringin. Utamanya di wilayah Kabupaten Bandung, sehingga wajar banyak didukung.

Sementara, Ketua Pengurus Golkar Kecamatan (PK) Banjaran, Ichsyan Yansusan Kamil mengatakan, pihaknya mendukung Teh Nia karena memiliki kedekatan dan ikatan batin dibanding 7 bakal calon lainnya yang juga ikut seleksi.

Sebelumnya, di tengah banyaknya klaim sepihak, pengurus dan organisasi sayap Partai Golkar secara mendadak bersepakat mendukung istri Bupati Dadang M Naser, Kurnia Agustina, untuk maju di Pilbup Bandung 2020.

Teh Nia yang saat ini sedang ikut seleksi calon bupati dari partai beringin mendapatkan dukungan dari 30 pengurus tingkat kecamatan, dan berbagai organisasi sayap Partai Golkar se-Kabupaten Bandung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya