Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kepuasaan Pada Jokowi Tangani Covid-19 Menurun, Begini Respons Istana

SENIN, 08 JUNI 2020 | 21:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia menyebutkan ada penurunan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo sebesar 66,5 persen, dibanding hasil surveinya bulan Februari lalu yang sebesar 69,5 persen.

Hal ini dikomentari pihak Istana melalui Tenaga Ahli Utama Kantir Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian. Ia mengatakan, penurunan kepuasaan terhadap langkah pemerintah dalam penanganan Covid-19 adalah hal yang wajar.

"Saya kira itu wajar, pasti ada penurunan. Dalam kondisi normal saja kepuasan itu bisa naik-turun, apalagi dalam kondisi seperti ini (Covid-19)," ujar Donny Gahral Adian saat dihubungi wartawan, Senin (8/6).


Meski begitu, penurunan yang dirilis lembaga survei menurut Donny tidak terlalu signifikan pengaruhnya. Sebab ia menyatakan pemerintah telah bekerja semaksimal mungkin menangani Covid-19.Termasuk meningkatkan kondisi perekonomian saat ini.

"Penurunan itu kan ekspektasi publik, ekonomi pasti akan baik. Tapi dalam kondisi seperti ini, tentu saja tidak mudah meningkatkan kondisi perekonomian. Tapi dilakukan pemerintah sudah maksimal mengingat pertumbuhan kita masih positif," klaimnya.

Lebih lanjut, Donny membeberkan sejumlah hal yang telah dikerjakan pemerintah selama masa Covid-19. Beberapa hal yang ia sebutkan antara lain mengenai Bansos yang belakngan dikritisi karena tidak tepat sasaran.

"Saya kira, Presiden sudah mengatakan bantuan sosial harus tepat sasaran. Tolong daerah, dibantu pusat, terus memperbaiki data, update supaya data itu menjadi basis pemberian bansos yang bisa dipertanggungjawabkan," sebut Donny.

"Ya itu (kritik) masukan bagus buat pemerintah untuk mereformasi sistem pendataan bansos. Sekarang sudah mulai ada perbaikan," sambungnya.

Kemudian mengenai ketidaksetujuan responden tentang anggaran untuk kartu prakerja, Donny menegaskan alokasi anggaran kartu prakerja hanya 28 persen untuk pelatihan.

Selain kritik Bansos, Donny juga meluriskan mengenai perbaikan sistem bantuan sosial, salah satunya adalah mengenai Program Kartu Prakerja.

"Kartu Prakerja saya kira akan terus diperbaiki sesuai dengan perkembangan di lapangan. Sekarang kan cuma 28 persen untuk pelatihan. Sisanya dalam bentuk bansos atau dana yang akan dikirimkan ke masing-masing penerima manfaat. Saya kira prakerja akan terus dijalankan dengan catatan dan perbaikan," pungkasnya.

Sebagai informasi, survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia bertajuk "Persepsi Publik Terhadap Penanganan Covid-19". Survei ini digelar dalam periode 16-18 Mei 2020, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun metode wawancara yang dilakukan melalui telepon dengan random sampling kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya