Berita

Salah satu pusat karantina pasien Covid-19 di Malaysia/Net

Dunia

Fase Pemulihan Malaysia: Pusat Karantina Covid-19 Ditutup, Warga Lanjutkan Isolasi Mandiri Di Rumah

SENIN, 08 JUNI 2020 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Malaysia yang masih menjalankan isolasi di pusat-pusat karantina akan melanjutkan isolasi mandiri di rumah mulai Rabu (10/6). Itu merupakan bagian dari langkah pemulihan perintah kontrol gerakan (MCO) yang diumumkan oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Menteri Petahanan Malaysia, Ismail Sabri Yaakob mengatakan, pusat-pusat karantina pemerintah akan menyelesaikan tugasnya pada Selasa (9/5).

Dengan begitu, warga yang masih harus melakukan isolasi harus melanjutkannya di rumah dengan syarat mengunduh aplikasi MySejahtera agar pemerintah bisa melacak keberadaan mereka.


"Mereka bisa menjalani karantina rumah dulu, karena aturan baru untuk pemulihan MCO di bawah Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular 1988 hanya akan berlaku hingga 10 Juni," papar Ismail seperti dikutip The Star.

Ismail menjelaskan, bagi warga yang masih menjalankan karantina dan sudah mengunduh MySejahtera, maka pemerintah akan memberikan uang sebesar 50 ringgit kepada eWallet mereka.

Ia juga menambahkan, pemerintah juga akan terus melakukan pekerjaan sanitasi publik selama MCO pemulihan untuk mengekang penyebaran Covid-19.

Selain itu, dalam MCO pemulihan, warga Malaysia yang bekerja di Singapura bisa melanjutkan aktivitasnya mengingat tindakan pemutus sirkuit di Singapura juga berakhir pada 1 Juni.

"Diskusi sekarang sedang diadakan dan warga Malaysia dapat mulai melakukan perjalanan bolak-balik begitu persyaratan telah diuraikan, terutama yang tinggal di Johor," sambungnya.

Pada Minggu (7/6), Muhyiddin mengumumkan, Malaysia akan memulai fase pemulihan mulai Rabu hingga 31 Agustus 2020. MCO sendiri sudah diberlakukan di Malaysia sejak 18 Maret untuk menghentikan penyebaran virus corona baru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya